Penulis : yuvenico

Dalam dunia audio, ada banyak pilihan profesi yang dapat dipilih, spesifiknya kita akan bicara tentang teknis produksi lagu. Ada beberapa tahap yang harus dilalui hingga dikatakan karya tersebut sudah final, yaitu tahap pre produksi; produksi; dan post produksi. Tiap tahap didukung oleh profesi yang berbeda-beda sesuai dengan tugasnya. Yuk kita bahas penjabaran beberapa profesi yang mendukung tiap proses produksi lagu. Bagi yang belum tahu, mari simak bareng-bareng.

Pre produksi

Pada tahap pre produksi, pembuatan karya dimulai dari diskusi dengan klien untuk kemudian memulai penulisan lagu, membuat aransemen lagu secara general, dan komposisi detail lagu yang dibawakan. Berikut adalah beberapa profesi yang turun tangan dalma proses pre produksi.

  • Music producer

Music producer adalah orang yang bertanggungjawab penuh dan mewujudkan keinginan klien dalam membuat lagu. Di sini music producer bisa bekerja seorang diri merangkap sebagai arranger, composer, maupun engineer. Namun tidak selalu demikian, bisa saja music producer mempekerjakan profesi-profesi lain untuk bekerja sesuai arahannya  (tergantung kemampuan dan budget). Music producer adalah orang paling tinggi dalam pengambilan keputusan dari pre produksi hingga post produksi.

  • Song writer

Adalah penulis dari suatu lagu yang nantinya akan digarap oleh tim musik. Lagu bisa saja sudah dibuat oleh klien namun bisa juga klien meminta kita membuat lagu sesuai permintaannya. Lagu ini kemudian jadi bahan diskusi tim (music arranger) untuk dibuatkan aransemen musiknya.

  • Music Arranger

Music arranger adalah profesi yang membuat aransemen lagu hasil diskusi dengan music producer. Misal kira-kira progresi chord apa yang enak didengar, pattern drum yang cocok, lick gitar untuk mengisi part tertentu, dan sebagainya. Setelah melalui proses aransemen, maka langkah berikutnya adalah menulis komposisi musik.

  • Music Composer

Music composer bertugas untuk menulis komposisi musik (dapat berupa partitur) sehingga ketika rekaman sesuai dengan visi bersama.

  • Manajer Artis

Bila ada permintaan tertentu dari klien untuk menggunakan jasa artis tertentu, maka produser musik akan kontak dengan manajernya. Mereka akan diskusi terkait konsep, fee, atau jadwal available artis untuk melakukan rekaman.

  • Produksi

Saat masuk tahap produksi, maka profesi yang turun tangan menangani karya pun juga berbeda.

  • Music Producer

Music producer tetap hadir untuk memimpin proses produksi sesuai dengan visinya. Jika bekerja bersama tim, maka ia akan melakukan briefing kepada tiap member agar dapat melakukan produksi dengan efektif dan efisien sesuai rencana.

  • Music director

Saat masuk ke tahap produksi, maka music director yang akan berperan mengarahkan para session player atau artist dalam rekaman. Music director bisa sendiri (biasanya sangat ahli) atau terdiri dari tim yang berisi beberapa orang sesuai dengan keahlian masing-masing, misal vocal director, choir coach, dan lain-lain.

  • Session player

Para pemain musik yang memiliki tugas rekaman instrument atau vocal sesuai dengan komposisi musik yang disepakati bersama. Untuk memudahkan proses rekaman dan meminimalisasi waktu, maka disarankan agar session player adalah orang yang professional bermain instrument tersebut.

  • Artist

Sesuai dengan jadwal rekaman yang sudah disepakati bersama manajernya, maka artis yang dipilih melakukan rekaman sesuai dengan arahan music director. Meskipun artis adalah orang yang sudah profesional di bidangnya, tetapi tetap butuh arahan music director agar apa yang direkam sesuai dengan komposisi musik.

  • Recording engineer

Keberadaan recording engineer dibutuhkan untuk mendukung proses rekaman. Ia adalah orang yang paham mengenai audio dan bisa memberi masukan terkait teknis dalam proses rekaman agar hasilnya dapat mudah diolah di proses post produksi.

Post production

  • Music Producer

Jika dibantu oleh engineer khusus mixing dan mastering, maka music producer adalah orang yang menyatakan bahwa karya tersebut sudah final sebelum dikirim ke klien. Idealnya music producer memahami proses mixing dan mastering agar bisa memberikan input dan memahami harus seperti apa lagunya.

  • Mixing engineer

Hasil rekaman diserahkan ke mixing engineer untuk proses mixing usai rekaman. Mixing adalah proses menyatukan rekaman beberapa instrument agar terasa kawin antar instrument dan vocal yang direkam . Ekspektasi output yang dihasilkan adalah volume level terasa balance, pemberian efek tertentu, dan action lain sehingga lagu lebih enak didengar.

  • Mastering engineer

Usai melewati proses mixing, maka hasilnya akan di mastering. Ini adalah proses final setelah melalui serangkaian kegiatan dalam membuat karya. Di proses ini, karya akan dipoles sesuai dengan standar yang digunakan di lagu lain dalam album tersebut sehingga terasa seimbang.

Sekian pembahasan mengenai tahap produksi musik dan profesi yang mendukung teknisnya. Semoga membantu!

Segala isi tulisan, gambar serta video berkaitan dengan hak cipta yang termuat di sini merupakan tanggung jawab penulis dan bukan merupakan tanggung jawab artsonica.club. Artikel ini semata-mata di muat untuk "Lomba Tulis Artikel" yang di adakan oleh artsonica.club

Leave a Reply

Komunitas Musik & Audio Indonesia
YOUTUBETOKOPEDIA
LOGINDAFTAR
© 2020 - ArtSonica - All Rights Reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram