Penulis : dopaan

Aye! Perkenalkan saya member baru di blog ini hehe salam kenal. Di postingan perdana ini saya cuma mau membagikan hasil riset kecil-kecilan saya. Kalau tertarik silahkan baca sampai habis. Dua tiga tutup botol, gaspool ;D

Menggunakan reference track dalam proses produksi musik sangat bermanfaat bagi kita. Manfaatnya bisa dirasakan dari berbagai aspek, seperti untuk mencontek struktur lagu nya sebagai inspirasi atau pun menggunakannya untuk pedoman dalam mixing kita. Nah untuk mendapat manfaat maksimal tentu kita memerlukan reference track yang baik pula. Darimana kita bisa mendapat reference track ini? Simpelnya semua lagu bisa dijadikan reference track. Di era digital biasanya kita dengan gampang mengunduh lagu yang ingin kita jadikan reference track. Tapi pernah nggak sih kepikiran apa jadinya kalau kita mengunduh lagu tersebut secara “abal-abal” dan menggunakannya sebagai reference track mixing kita? apakah hasilnya sama dengan lagu yang diunduh secara legal? Kuy lanjut.

Nah disini saya pakai 1 lagu yang sama namun sumber unduh nya berbeda. Yang satu saya unduh secara legal karena free download yang diberikan artis nya dan satunya lagi saya unduh secara “abal-abal”. Saya nggak mau sebut caranya pokoknya abal-abal hehe. Saya menyertakan link dibawah untuk mendukung artis nya dan menghapus dosa saya karena mencoba mengunduh lagunya secara ilegal.

Support artis yang bersangkutan:

Synthion :

https://www.youtube.com/channel/UCKAwc0NMXjkPGNkb-khG8Qg?reload=9

Kotori

Madeon:

https://www.youtube.com/user/itsmadeon

Setelah dapat bahan, saya mencoba melihat distribusi frekuensi keduanya menggunakan plugin gratis SPAN, dan melihat spektrum frekuensi nya dengan plugin bawaan FL Wave Candy.


Gambar diatas adalah penampakan saat bagian drop pertama dari lagu tersebut. Drop pertama ini menonjolkan elemen Psytrance dengan kick nya yang barbar. kita bisa lihat ada beberapa perbedaan telihat yang sudah ditandai dengan lingkaran merah.

Dari segi bentuk keseluruhan mungkin tidak berbeda jauh antara keduanya, namun kita bisa lihat adanya cut diatas 15 khz pada lagu yang diunduh secara ilegal. Kalau didengar sebenarnya biasa saja, namun setelah mendegar lagu yang diunduh legal, saya merasa bahwa kurangnya 5 khz itu mengurangi sedikit feel pada lagu. Pada pengalaman awal mixing, saya pernah terjebak dan mengira bahwa semua lagu profesional harus dipotong 15 khz keatas nya. Meski begitu, sepertinya mencontek settingan EQ lagu ilegal masih bisa karena garis besar bentuknya dengan yang legal tidak berbeda jauh dengan catatan jangan langsung melakukan cut pada 15 khz keatas.

Perbedaan lainnya adalah sebaran frekuensi side pada bagian low, dimana pada lagu ilegal terdapat lonjakan sementara pada lagu legal tidak. Pada gambar diatas, sebaran frekuensi mid berwarna hijau dan sebaran frekuensi side berwarna kuning. Saya tidak tahu penyebabnya apa namun ini berpengaruh saat saya melakukan stereo widening dimana saya tidak melakukan side cut pada frekuensi low. Sepengetahuan saya frekuensi side berlebihan pada bagian low dapat menyebabkan hasil mixing menjadi non mono-compatible, dimana hasil mixing akan terdengar aneh pada beberapa sound system.

Nah dari hasil diatas, saya menyimpulkan bahwa cara kita mengunduh lagu rupanya dapat memengaruhi hasil mixing. Menurut saya alangkah baiknya kita mengunduh track yang akan dijadikan referensi untuk mixing secara legal saja. Mempercayai pendengaran juga lebih baik dibanding gambar gambar diatas. Kalaupun merasa kesulitan (seperti saya yang tidak memiliki earphone/headphone yang bagus) dan memerlukan bantuan plugin di atas tidak apa-apa namun hanya sebagai patokan awal dan sisanya masih diperlukan bantuan telinga dan alat penunjang yang baik.

Dua tiga tutup botol, jempool. Terimakasih sudah membaca sampai akhir. Maafkan tulisan saya yang masih belepotan. Gimana pendapat kalian? sok curahkan pada kolom komentar dan kalau punya ilmu lebih jangan pelit - pelit atuh ;D.  Kalau ada waktu saya sempatkan main-main kesini lagi ahahah. Dadaaa…

Segala isi tulisan, gambar serta video berkaitan dengan hak cipta yang termuat di sini merupakan tanggung jawab penulis dan bukan merupakan tanggung jawab artsonica.club. Artikel ini semata-mata di muat untuk "Lomba Tulis Artikel" yang di adakan oleh artsonica.club

Leave a Reply

Komunitas Musik & Audio Indonesia
YOUTUBETOKOPEDIA
LOGINDAFTAR
© 2020 - ArtSonica - All Rights Reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram